PasereInfo,Bulukumba - Terkait penyegelan masjid dan TK di kampung dandea Lingkungan tanuntung kecamatan herlang yang membuat jamaah selama 10 hari Tidak bisa masuk berjamaah akhirnya dibuka setelah ketua DMI kecamatan herlang Andi fidya syamad melalui pendekatan kekeluargaan dan keagamaan berhasil meloby sang penggugat .Kamis,15/10/2020
sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama berterima kasih atas tindakan cepat yang dilakukan oleh ketua DMI itu.
Tokoh agama Setempat ustad hamiuddin mengapresiasi langkah sigap yang diambil oleh Andi fidya.
Hal serupa yang Secara Terpisah Begitupun pengakuan tomas syamsuddin yg ditemui awak media kami,mengutarakan hal yang sama.
" apa yg dilakukan beliau kita apresiasi yang turun langsung melakukan pendekatan sehingga aktivitas jamaah kembali dilaksanakan"ucap Syamsuddin
Andi fidya selaku ketua DMI,mengaku bahwa tidak ada alasan masjid ditutup,masjid tempat mencari amalan,masjid rumah Allah,sehingga saya terpanggil sebagai ketua DMI.
"Saya kira ini langkah baik untuk sebuah solusi,Apalagi menutup fasilitas negara,saya minta agar dibuka sambil proses kita serahkan Kepada pemerintah,apakah perdata atau ada unsur pidana"ucap fidya
Menurut Fidya samad yang juga sekcam herlang ini mengakui bahwa langkah kami ini adalah merupakan masih urusan DMI.
"saya tetap koordinasi dengan Kapolsek,Danramil untuk mendampingi pada saat kami turun membuka,dan kamipun minta Kepada camat sebagai atasan pemerintahan agar biarlah kapasitas kami ketua DMI akan turun menangani"
Sekedar di ketahui bahwa langkah mediasi dan solusi ini sebelumnya sudah ber koordinasi dengan lurah tanuntung dan jajaran untuk memediasi dan memanggil kedua belah pihak"tutup andi Fidya Samad


Post a Comment