PasereInfo,Bulukumba, - Teka-teki akan arah dukungan Ustad Shamsi Ali, yang tak lain Imam Besar Masjid New York, Amerika Serikat, di Pilkada Bulukumba, terjawab sudah.
Kehadiran Ustad Shamsi Ali, membawakan tausiah dalam Dzikir Akbar Virtual, di Posko Pengabdian Kacamatayya, akhir pekan lalu. Menjadi penanda akan dukungan Shamsi Ali di Pilkada.
Kendati demikian, kehadiran Ustad Shamsi Ali, juga memunculkan berbagai spekulasi, ada yang menyebut bahwa dukungan Shamsi Ali, belum pasti ke Kacamatayya melainkan ke Paslon lain, sebut saja Ke paslon Nomor urut 2, H Askar-Arum Spink, hal itu ikut dikuatkan foto salam dua jari oleh Shamsi Ali, yang beredar di sosial media dan diduga foto bersama dengan pendukung Bulukumba Asik.
Menyikapi hal itu, Dr Shamsi Ali, yang dihubungi menyampaikan, sekaitan dengan foto berpose salam dua jari yang dipresepsikan bentuk dukungan ke Pasangan Nomor Urut 2 H Askar-Arum Spink, diakuinya tak benar adanya.
" Itu bukan dukungan (Foto salam dua jari, red) saya sendiri tidak tahu sepupu-sepupu saja yang ajak foto, mungkin itu kepentingan lain karena fose begitu banyak maknanya. Apalagi seingat saya sepertinya saya belum pernah ketemu langsung dengan H Askar, Yang pasti dan benar saya berpose salam tiga jari bersama Pak Tomy dan itu untuk Kacamatayya,"tegasnya. Minggu 25 Oktober 2020.
Ditanya soal arah dukungannya yang bukan ke Bulukumba Asik, dimana dirinya diketahui akrab dengan Arum Spink, Calon Wakil Bupati dari H Askar, namun memberikan dukungan ke Kacamatayya, Ustad Shamsi Ali menerangkan, dirinya memang dekat dengan Arum Spink, apalagi Sama-sama tamatan pesantren Gombara dan diakui selama ini juga biasa komunikasi.
"Hanya saja saya diundang, didekati (approached) oleh pasangan Kacamatayya, dan saya merasa ada koneksi dan kedekatan. Undangan kepada saya untuk hadir di acara dzikir dan doa itu saya merasa ada keseriusan dan juga penghargaan sebagai sesama Putra Bulukumba yang telah lama merantau,"katanya.
Terakhir, Shamsi Ali yang masuk dalam jajaran tokoh nasional dan telah mendunia ini, menegaskan dukungan politiknya bukan dibangun di atas relasi keluarga atau sekedar pertemanan. Tapi murni karena penilaian yang matang.
"Harapan saya masyarakat Bulukumba akan dewasa dan independen dalam menentukan pilihan. Demi kebaikan dan kemajuan Bulukumba mari kesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok,"tukasnya.
Lebih jauh, Shamsi Ali menerangkan, alasan dirinya mantap mendukung Kacamatayya, usai mendapatkan beberapa masukan dari beberapa pihak tentang para calon. Juga tentunya pengamatan secara pribadi.
"Saya menilai bahwa Tomy Satria Yulianto dan tentunya calon wakilnya adalah sosok yang bersahaja, ramah dan mudah bergaul. Ketika bertemu pertama kali beberapa tahun lalu, sekejap seolah telah lama saling mengenal,"ucapnya.
Beberapa kali Shamsi Ali menyimak pidato penyambutannya sebagai Wakil Bupati beberapa waktu lalu. Hal yang ua rasakan bahwa TSY adalah pejabat muda yang menguasai masalah daerah dan dunia. Wawasan TSY adalah wawasan milennial yang sejalan dengan keadaan dunia yang cepat bergerak dan mengalami perubahan.
Tak hanya itu, Selain itu, dengan acara-acara rutin dzikir dan doa yang khidmat dan penuh kekhusyuan itu menandakan kedalam spiritualitàs seorang Tomi-Andi Makkasau. Kekuatan ruhiyah tentunya menjadi salah satu pilar bagi keamanahan dalam posisi publik.
"Saya juga semakin kuat memberikan dukungan kepada pasangan “Kacamatayya” karena ternyata teman saya, sealumni dan seangkatan di pesantren Gombara, Syafiuddin, yang juga anggota DPRD Bukukumba juga mendukungnya,"tegasnya.
Terakhir, Shamsi Ali yang masuk dalam jajaran tokoh nasional dan telah mendunia ini, menegaskan Dukungan politiknya bukan dibangun di atas relasi keluarga atau sekedar pertemanan. Tapi murni karena penilaian yang matang.
"Harapan saya masyarakat Bulukumba akan dewasa dan independen dalam menentukan pilihan. Demi kebaikan dan kemajuan Bulukumba mari kesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok,"tukasnya

Post a Comment